PEJABAT KOTA MALANG DITANGKAP KARENA KASUS NARKOBA

mkoran.com - 28-03-2021 09:58:01

Malang, MKoran - Dalam bulan Maret 2021 ini Kota Malang seakan diguncang gempa yang demikian hebat serta penduduknya yang tenang damai dibikin terkaget kaget dengan peristiwa yang terjadi. Menurut beberapa sumber dari kepolisian Kota Malang,  kejadian ini  bermula Rabu 24 Maret 2021 jam 22.30  terjadi penangkapan yang dilakukan oleh Satnarkoba Kota Malang di LA Sucipto terhadap 2 orang  yaitu Sdri V dan Sdri C, dari pengakuan Sdri V barang tersebut didapat dari Ijal, dengan alamat tidak pasti yang konon ada di Hotel Regent, dimana akhirnya setelah ditelusuri terjadi salah masuk kamar hotel yang mengakibatkan korban seorang Kolonel Chb I Wayan Sudarsana, yang sedang melaksanakan tugas sebagai Tim Rikmat Bekfas TW I ta 2021

Akibat kejadian tersebut berakibat mutasinya Kasatres Narkoba Polresta Malang Kompol Anria Rosa Piliang ke analisa kebijakan (Anjak) pertama bidang psikotropika ditresnarkoba Polda Jatim, sedangkan penggantinya adalah AKP Danang Yudanto yang sebelumnya menjabat Panit II Unit III Subdit I ditreskrimum Polda Jatim.

Tanggal 26 Maret 2021 hari jumat  setelah  Maghrib , telah terjadi penangkapan seseorang pejabat Kota malang Berinisial IRH dengan seorang Wanita Berinisial V, terhadap penangkapan tersebut telah dibenarkan oleh beberapa sumber bahwa hal tersebut memang benar adanya, tetapi setelah MKORAN menelusuri di tahanan Polresta Malang dikatakan oleh penjaga nama tersebut ada, tetapi setelah ditegaskan petugas tidak menjawab dan keberatan untuk memberitahu di ruangan mana IRH ditempatkan.

Informasi penangkapan tersebut MKORAN mencoba menghubungi Ketua Forman RM Achyadi, ybs membenarkan tentang informasi tersebut dan berharap bahwa saat ini Institusi Kepolisian sedang dipertaruhkan di Malang setelah beberapa guncangan yang terjadi. Kepolisian Kota Malang harus memproses kasus ini secara tuntas. Narkoba tidak bisa untuk main main proses tuntas sampai ke akar akarnya dan kepolisian harus segera memberikan rilis secepatnya sebab berita ini sudah menyebar secara cepat di Kota Malang.

Begitu juga ketika dikonfirmasikan kepada Walikota Malang Sutiaji, pria penggemar pedas ini mengatakan bahwa dia akan memberikan komentarnya setelah Kepolisian memberikan rilisnya.

Sampai berita ini diturunkan Bagian Humas Polresta malang tidak dapat dihubungi. (rif)

Komentar

Budi santoso

2021-03-28 10:35:33

Harus di usut tuntas pelakunya diproses sesuai hukum yg berlaku

Nanik

2021-03-28 18:17:03

Sayang sekali sbg kepala seharusx memberi contoh yg baik, malah mencoreng kt Malang.

TiesRachman

2021-03-29 17:27:20

Tunjukkan bahwa Malang bukan hanya Bersih & Sejuk tetapi juga bebas dari NaRkOBa perusak bangsa