Raport Alam Adalah Cara Komunikasi Alam untuk Menilai Kinerja Pemangku Kota

mkoran.com - 31-01-2021 21:05:43

Tahun 2021 dimulai dengan berbagai UNJUK KEKUATAN dari Allah SWT , dimulai dengan lengsernya salah satu ormas radikal untuk skala nasional satu persatu kekuatan sel mereka dipreteli dengan seksama sehingga pada bulan kedua di tahun yang sama habis  gundeslah sel sel mereka , tinggal setahun ini Covid 19  yang begitu menakutkan merajah bentahkan Indonesia tak ada lapisan masyarakat yang tak tersentuh taring nya yang begitu tajam serta mengerikan , di semua daerah sudah tersinggahi dan sudah tak sedikit yang menjadi korbannya , Malang termasuk dari beberapa kota di Jawa yang termasuk penyebaran Covidnya luar biasa , penanganan Covid 19 Dimalang Seolah tak ada seriusnya sangat santai sebab pelanggar Prokes hanya dikenai sangki Memungut Daun serta Berhiha hi hi menyapu jalan  , masyarakat malang tidak ada rasa takut dengan sangsi Administrasi , Sangsi menyapu serta memungut daun hanyalah olah raga kecil yang tak menguras banyak energi  mereka  , perlu dipikirkan oleh pemangku kota ini , hendaknya dicari sangsi yang lebih berat serta berefek langsung terhadap kehidupan dikala pandemi ini ,Sangsi yang dapat menurunkan secara langsung angka tertular positif dari Virus ini , Sangsi berupa denda yang tinggi patutlah segera dipertimbangkan ,sebab perbandingan Nyawa dengan dengan sangsi administrasi  yang ringan adalah tidak sebanding.

Musin hujan saat ini begitu dahsyat dibanding dengan musim yang lalu , Di musim ini raport beberapa dinas dibuka untuk dinilai,  apakah selama ini pekerjaan mereka sesuai dengan yang alam harapkan ,Banjir di Sukarno Hatta begitu ganas seolah Sungai brantas dipindah kejalan raya suhat , disitu ditunjukkan bahwa alam tak senada dengan Institusi yang menengani pembangunan setahun ini , aturan yang tak dijalani dengan benar , kaidah kaidah yang terlupakan serta control dari aturan yang terlupakan , ketidak tegasan yang bertambah dari tahun  ketahun , begitu dahsyat bersatu jadi satu tumpek bleg terluapkan jadi satu BANJIR DAHSYAT .... masyarakat geleng geleng menilai raport pejabat yang dibuka oleh alam  tanpa kompromi dihadapan mereka , tetapi sungguh pejabat pemangku tak sadar bahwa mereka sedang dipermalukan oleh Alam semesta , tetap saja para pejabat tersebut tak punya rasa sedikitpun tentang rasa KEMALUAN ini .....

Longsor  Jl Sadang  mengakibatkan satu nyawa hilang secara sia sia , seharusnya hal ini tak perlu terjadi jika pejabat berwenang menangani dengan baik , tak sekedar ok dan acc dalam pengajuan sebuah ijin IMB , Instansi terkait baru sadar ketika sudah terjadi musibah dan berbondong bondong ribut ambil Skop serta Pacul untuk gotong royong serta peninjauan , hal yang terjadi secara terus menerus dan berulang ulang  , lagi lagi alam yang disalahkan , padahal alam sedang ingin berbicara dengan mereka dengan membuka RAPORT tentang tata kelola jabatan yang ada ditangan mereka  tetap saja tak merasa ... terus berjalan dari tahun tahun dari episode ke episode dari Rezim ke Rezim ... tetap saja tak tahu malu ...   muka tebal serta tutup telinga  bergaya seolah tak terjadi apa apa ....

Siapa bilang Korupsi sudah tak ada .. siapa bilang pejabat sudah tak mau korupsi dan siapa bilang hasil korupsi itu tak NYAMAN , Mental pejabat korup masih melanda dominan   , diam diam tapi nyata seperti kentut nyata tapi tak nyata hanya terendus dari dari bau yang membuktikan kentut itu ada ... Fee dari sebuah pekerjaan proyek masih tetap ada dipungut secara jelas dan tak tahu malu , Tak kasih fee jangan harap dapat kerjaan tahun depan .. di CHENG ... kata pepatah jawa .. pejabat brengsek tak tersentuh hukum atau membeli hukum ...  dilain pihak ada juga pihak yang berusaha sangat keras untuk menghentikan laju Pejabat korup atau membuat sistem benar secara akademis ,  tetapi langsung tersebar  WA berantai  seolah pihak tersebut memonopoli pekerjaan dll Kelakuan koruptor memang bukan main Culasnya ...  

Kota Malang saat hanya perlu kontrol serta keberanian unuk menindak BANGSAT  yang  Berwajah Pahlawan di Hari Pahlawan serta Maling bertopeng  SINTERKLAS  DI BULAN DESEMBER ....  

 

Komentar

2021-02-01 09:31:54

Bahasanya santun... Maknanya tajam langsung mengena..

yuniektanta@gmail.com

2021-02-01 10:42:49

Lanjutkan jangan kasih kendor Bos